'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
ALAT CUCI TANGAN AKIK (ANTIK, KREATIF, INOVATIF, KOMUNIKATIF)
08 April 2020 10:00 WIB | dibaca 499

Alat cuci tangan AKIK siap digunakan oleh pengunjung sekolah

Semarang, 8 April 2020

Pandemi Covid-19 meningkatkan kreativitas anak bangsa. Salah satunya dibuktikan oleh Ibu Guru Kelompok Bermain ‘Aisyiyah 01 (KB ‘Aisyiyah 01) dengan membuat alat cuci tangan yang diberi nama “Alat Cuci Tangan AKIK (Antik, Kreatif, Inovatif, Komunikatif)”. Alat cuci tangan ini dibuat dari barang bekas. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 7 April 2020 di sekolah Kelompok Bermain ‘Aisyiyah 01 (KB ‘Aisyiyah 01), Jalan Trunojoyo X/26 Kelurahan Padangsari Kecamatan Banyumanik.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah memasuki lingkungan sekolah. Pandemi Covid-19 tidak mengurangi semangat Ibu Guru di Kelompok Bermain ‘Aisyiyah 01 (KB ‘Aisyiyah 01) dalam membimbing siswanya. Pembelajaran untuk siswa tetap berlangsung melalui pembelajaran Daring, pembelajaran yang bisa dilakukan dirumah. Kepala sekolah dan ibu guru Kelompok Bermain ‘Aisyiyah 01 (KB ‘Aisyiyah 01) tetap melakukan aktivitas di sekolah dan menyediakan bahan dan alat pembelajaran yang mendukung kegiatan siswa sewaktu dirumah. Yang nantinya bahan dan alat pembelajaran tersebut diambil di sekolah oleh semua orangtua siswa. Dan sekolah secara tidak langsung akan sering menerima tamu yaitu orangtua siswa yang ingin mengambil bahan dan alat pembelajaran dalam kurun waktu satu hari.

Sehubungan dengan hal tersebut Ibu Guru Kelompok Bermain ‘Aisyiyah 01 (KB ‘Aisyiyah 01) mempunyai ide yang kreatif untuk membuat alat cuci tangan dengan memanfaatkan barang bekas yaitu:

1. Botol bekas ukuran besar 1500 ml

2. Spuit suntikan bekas ukuran sedang

3. Lem lilin

4. Cutter untuk memotong

Langkah-langkah membuat alat cuci tangan yaitu:

1. Botol bekas bagian bawah di potong untuk akses masuknya air.

2. Tutup botol dilubangi bentuk melingkar untuk memasukkan spuit suntikan.

3. Masukkan spuit suntikan yang sudah dipotong sebelumnya ke dalam tutup botol lalu dilem lilin agar tidak bocor.

4. Botol siap diisi air bersih dengan cara membuka tutup botol, kemudian ditutup kembali dengan rapat.

5. Ikat botol dengan tali dan digantung di gerbang depan sekolah dan disesuaikan tingginya supaya bisa dijangkau orang dewasa maupun anak-anak.

 

Proses pemotongan botol bagian bawah tempat akses masuknya air

Cara menggunakan alat cuci tangan tersebut adalah dengan cara mendorong ganggang spuit suntikan ke atas dan air bersih akan otomatis mengalir dengan sendirinya. Disediakan juga sabun cair dan tisu. Semua orang yang akan masuk lingkungan sekolah di wajibkan untuk cuci tangan terlebih dahulu.

Dan karena adanya Pandemi Covid-19 sekarang ini yang mengharuskan kita semua untuk selalu menjaga kebersihan, dan menerapkan tindakan pencegahan, yaitu seperti cuci tangan. Cuci Tangan adalah tindakan pertama yang dapat dilakukan untuk menangkal Covid-19. Sebab, tangan adalah salah satu anggota tubuh yang menjadi sumber penyakit. Cuci tangan dengan durasi minimal 20 detik dengan menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan tisu. Cuci tangan merupakan langkah yang disarankan oleh banyak pihak, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia.

Ibu Sri Wahyuni Probowati, S.Pd.,M.Si selaku Kepala Sekolah Kelompok Bermain ‘Aisyiyah 01 mengucapkan “Sangat senang dan bangga kepada semua ibu guru yang sudah mempunyai ide yang kreatif dan sangat bermanfaat ini. Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal afiat dan selalu dalam lindungan dan hidayah Allah subhana hu wa ta'ala… aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin”.

 

[Desy Bmnk]

Shared Post: